Ragu atas kemampuan media online untuk melejitkan penjualan? Cobalah temui Riyeke Ustadiyanto, pakar search engine optimization (SEO). Ada mantan house keeper di Bali yang kini memiliki omset Rp 3 miliar/bulan dari bisnis rental vila kelas atas di Bali, tutur Riyeke, sang pendiri dan CEO PT Marketbizz Media, konsultan strategi Internet yang berkantor pusat di Legian, Bali, dan memiliki cabang di Jakarta. SEO adalah teknik agar suatu situs web lebih mudah ditemukan di antara ribuan bahkan jutaan hasil pencarian suatu kata kunci. SEO itu bukan cara singkat menjadi kaya, melainkan mengajarkan berbisnis menggunakan Google, ujar kelahiran 1972 yang akrab disapa Keke ini.
Ia menggeluti SEO sejak awal 2000-an, selulus kuliah Akuntansi Universitas Gadjah Mada. Keke, yang sempat menjadi penjaga warung Internet, menemukan momentumnya saat meledaknya bom Bali I. Saat itu, pengusaha pariwisata di Bali tidak kuat membayar tenaga SEO asing. Maka, ia pun menuai banyak klien. Dengan strategi SEO yang berupaya mendominasi pembicaraan di Internet, kala itu Keke bersama pegiat SEO lainnya meminta seluruh pelaku pariwisata di Bali membuat satu tulisan positif tentang Bali setiap hari. Tulisan yang dimuat di blog dan situs web pengusaha di Bali itu kemudian menjadi topik dominan di Internet. Itulah salah satu penyebab pariwisata Bali lekas pulih, ujarnya. Sekitar dua tahun lalu, ia juga membantu pencitraan Jawa Tengah dan Jawa Timur dengan slogan The Incredible Java.
Bersama kawan-kawannya, pada 2008, Keke mendirikan gerakan UKM Goes Online, yang mengajarkan SEO kepada usaha kecil-menengah. Kami memiliki visi menciptakan 1 jutanetpreneur (pengusaha berbasis Internet) baru dan menghasilkan devisa bagi Indonesia. Saat ini, jumlah alumni kami mencapai 10 ribu UKM dengan omset masing-masing Rp 400 juta hingga miliaran rupiah per bulan, kata ayah dua anak ini.
10:38 PM
Admin
Posted in: 



0 comments:
Post a Comment